Analisa Data Spasial I – Dengan Program R

Analisa Data Spasial I

Data spasial memuat suatu informasi lokasi yang memiliki ketergantungan antar lokasi. Data spasial mengindikasikan terdapatnya ketergantungan antara pengukuran data dengan lokasi pengamatan atau sering disebut efek spasial. Regresi spasial adalah analisis yang mengevaluasi hubungan antara satu variabel dengan beberapa variabel lain dengan memberikan efek spasial pada beberapa lokasi yang menjadi pusat pengamatan.

Pada data spasial seringkali dijumpai pengamatan pada suatu lokasi memiliki hubungan atau pengaruh dengan lokasi lain yang berdekatan. Dua pengelompokan ternama dalam regresi spasial adalah berhubungan dengan keheterogenan spasial (spatial heterogenity) dan ketergantungan spasial (spatial dependence). Pada kasus keheterogenan spasial dikembangkan analisis Regresi Terboboti secara Geografis atau Geographically Weighted Regression. Sementara pada kasus ketergantungan spasial dikembangkan Model Autoregresi Spasial (Spatial Autoregressive Model/ SAR) dan Model Galat Spasial (Spatial Error Model/ SEM).

 

Target Pelatihan

  1. Peserta memahami konsep data spasial;
  2. Peserta memahami berbagai metode pemodelan pada data spasial;
  3. Peserta memahami model SAR, SEM, dan GSM.
  4. Peserta mampu menggunakan Program R Studio untuk melakukan analisa data spasial.

 

Lama Pelatihan :

2 hari, @ 360 menit

Referensi :

  • Anselin, L., (1988), Spatial Econometrics: Methods and Models, Kluwer Academic Publishers, Dordrecht.

 

Biaya Pelatihan:

Dosen, Mahasiswa S2 & S3             : Rp   2.300.000,- (belum termasuk pajak PPN 11%)
Profesional                                               : Rp   3.200.000,- (belum termasuk pajak PPN 11%)

Silabus :