Kridit Skoring I

Identifikasi risiko kredit merupakan langkah awal dalam mengelola risiko dan dapat digunakan untuk menentukan besarnya modal untuk menutup risiko. Risiko kredit dapat bersumber dari berbagai aktivitas fungsional lembaga keuangan seperti aktivitas perkreditan, aktivitas treasuri dan aktivitas investasi, pembiayaan perdagangan, yang tercatat balk pada banking book maupun pada trading book.

Untuk kegiatan perkreditan, penilaian risiko kredit perlu memperhatikan kondisi keuangan debitur, khususnya kemampuan membayar secara tepat waktu, jaminan atau agunan yang diberikan sebagai pagar terakhir kalau terjadi gagal bayar.Gagal bayar dapat disebabkan berbagai faktor. Penilaian debitur mencakup analisis lingkungan debitur, karakteristik mitra usaha dari debitur, kualitas pemegang saham dan pengelola usaha, kondisi laporan keuangan beberapa tahun terakhir, kualitas strategi usaha clan proyeksi keuangan, clan dokumen lainnya yang dapat digunakan untuk mendukung analisis yang menyeluruh terhadap kondisi dan kredibilitas debitur.

Bagaimana mengembangkan sebuah Model Prediksi  terhadap kredibilitas debitur melalui kegiatan mengindentifikasi faktor resiko dari sebuah kejadian gagal bayar dan menghitung besarnya resiko yang ditimbulkan menjadi tujuan dari kegiatan pelatihan ini.  Model Prediksi yang dikembangkan pada pelatihan ini menggunakan SISTEM SKORING, nantinya sistim ini diharapkan mampu secara cepat dan tepat mengindentifikasikan kredibilitas seorang debitur. Dengan diketahuinya factor resiko yang menyebabkan kemungkinan gagal bayar dari seorang debitur maka dapat dilakukan penghematan yang disebabkan oleh kejadian gagal bayar seorang debitur. Prinsip dari model Skoring yang dibangun harus sederhana namun tidak menghilangkan tingkat kehandalan.

Target Pelatihan

  1. Peserta mampu memahami beberapa metode pengklasifikasi objek.
  2. Peserta mengetahui jenis-jenis data dan metode pengklasifian yg sesuai
  3. Peserta memahami asumsi yang digunakan dalam proses klasifikasi
  4. Peserta mampu mengembangkan model Skoring untuk proses klasifikasi
  5. Peserta mampu mengaplikasikan model skoring untuk memprediksi resiko bisnis
  6. Peserta dapat mengoperasikan Program Statistik SPSS (mulai dari input data, analisa data & membaca output hasil analisa) sebagai alat untuk pengklasifikasian dan mengembangkan sistem Skoring

Lama Pelatihan

2 hari, @ 420  menit

Referensi :

  • Joseph E. Hair , Anderson R. E., Tatham R. L., William C. Black ,  2014. Multifariate Data Analysis. Seventh Edition. Pearson New International Edition
  • Subhash Sharma 1996. Applied Multivariate Techniques. John Wiley & Sons, Inc

 

 

Biaya Pelatihan:

Dosen, Mahasiwa S2 & S3               : Rp   3.000.000,-
Profesional                                           : Rp   4.000.000,-

Sylabus :